Pengabdian

Pengembangan Minahorti untuk Pemberdayaan Petani Lahan Sempit di Kabupaten Sleman (2016)

https://www.instagram.com/p/BQ5Wbf6gl0j/

Pengembangan usaha berbasis kelompok dapat menjadi alternatif peningkatan ketahanan ekonomi di pedesaan karena: (1) kelompok dapat memberikan kepuasan psikologis seperti kebutuhan sosial, memberi dan menerima perhatian, dan afeksi, (2) kelompok membantu mencapai tujuan yang tidak dapat dicapai secara individual, (3) kelompok memberikan kebutuhan rasa aman dan perlindungan dari musuh dan (4) kelompok juga mendukung keberadaan identitas sosial yang menjadikan konsep diri. Namun demikian, kelompok usaha bersama menghadapi berbagai keterbatasan seperti permasalahan manajemen usaha, modal usaha, teknologi dan informasi, pasar, dan kualitas sumberdaya manusia. Upaya untuk mempermudah dan meningkatkan akses terhadap faktor-faktor pembatas tersebut sangat diperlukan untuk meningkatkan produktivitas, kualitasdan daya saingnya usaha kecil dan menengah. Partisipasi berbagai pemangku kepentingan baik pemerintah, lembaga keuangan, swasta maupun perguruan tinggi sangat dibutuhkan untuk mengakselerasi kegiatan usaha bersama.

Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik (PSEKP) UGM yang mengakomodir kegiatan penelitian dan pelatihan memiliki tenaga ahli dengan background keilmuan dan keahlian yang beragam, dan dapat berkontribusi untuk pengembangan masyarakat. Melalui kegiatan ini PSEKP UGM mendorong para penelitinya untuk pengembangan kegiatan yang bersinergi dengan kelompok masyarakat dan pemerintah daerah untuk pemberdayaan masyarakat.

Pada tahun 2016 yang lalu, PSEKP UGM melakukan kegiatan pengabdian dengan target grup, yaitu Kelompok Pembudidaya Ikan Mina Kangkung, yang berlokasi di Dusun Nglarang, Tlogoadi, Mlati, Sleman. Kelompok ini mengelola satu areal usaha bersama seluar 7.500 m2 dengan anggota sejumlah 25 orang. Kelompok mengembangkan usaha bersama dalam kegiatan pembenihan, pendederan dan pembesaran ikan. Untuk mengoptimalkan lahan budidaya tersebut akan dikembangkan program terpadu yaitu budidaya ikan yang dipadukan dengan hortikultur, terutama kangkung. Melalui upaya ini, petani dapat menghasilkan dua produk dari lahannya, yaitu ikan dan tanaman sayuran. Dengan membangun jejaring usaha yang terkait dengan pasar potensial hasil produksi tersebut, maka usaha kelompok akan memiliki potensi pasar yang lebih luas.

Pages: 1 2 3